The Wonderfools: Bukti Kalau Jadi Superhero Gak Harus Keren!

Gambar
Tahun 1999. Tahun di mana dunia sedang HERO, HEboh ROmbongan perkara mau ganti milenium, ada yang bilang bakal kiamat lah, bug di komputer yang mengancam nyawa lah, end of the world lah, runtuhnya perekonomian dunia (ini mah tiap tahun ada aja isu begini. Apalagi kalau Anda WNI. Hufffet…), dan isu negatif lainnya. Semua orang panik. Meski gak terang-terangan. Seluruh dunia, termasuk orang-orang di sebuah kota kecil bernama Haeseong. Haeseong gak seperti kota-kota fiktif drakor umumnya. Kota ini, entah kenapa terkesan berantakan banget. Berantakan dan menyimpan misteri yang sedang menunggu untuk dikupas lapis per lapis.   The Wonderfools Beginning... Serial baru dengan judul The Wonderfools ( 더 원더풀스)  tayang di Netflix sejak tanggal 15 Mei 2026 kemarin. Posternya yang memasang wajah si pemeran utama wanita plus bentukannya yang Y2K banget berhasil bikin saya terpikat dan akhirnya serial itu berhasil saya tuntaskan dalam 3 hari! Yes, 3 hari, di rumah pas semua uda bobok, di kant...

Hal-hal Yang Saya Rindukan Bari Bulan Puasa

Dear para pembaca yang budiman.
Sebelum masuk ke topik, izinkanlah saya dan segenap kru Orang Kedua dan Cinta Ketiga mengucapkan:


Semoga barokah.

Saya memang gak berpuasa, tapi saya suka ikut seru-seruan selama bulan puasa.

Ada beberapa hal yang saya rindukan dari bulan puasa, cekidot:

1. Ngabuburit
Yes, killing time before maghrib, ngabuburit. Entah dengan bakar jagung, bikin indomie, atau stalking selingkuhannya orang. Gak ding. Waktu kecil, saya mah ngabuburitnya dengan marahin anak-anak komplek yang suka main meriam bambu yang suaranya menggelegar itu. Kalau kata Kak Ros, "Bising lah!" 
Pas udah merantau ke jogja biasanya kami ngabuburit dengan jualan ta'jil atau borongin ta'jil (apalagi kalau bulan puasanya mendekati event kampus, mayan, sekalian bantu sie keuangan. Bwekekek).
Pernah saya, suami (waktu itu masih pacar), dan 3 orang teman sebut saja namanya Tere, Maman, dan Surya ngabuburit dengan nonton film di bioskop. Waktu itu filmnya The Dark Knight Rises. Dari kami ber 5 cuma Maman yang (kudunya) puasa. Di bioskop dia beli camilan banyak, popcorn dan kopi ukuran besar. Dia bilang "Nanti kan pas berbuka masih nonton." O iya ya, masuk akal. Itu ekspektasinya. Kenyataannya, begitu kami masuk dan belum ada 5 menit nemplokin bokong di kursi, Maman udah nyeruput kopi. Pas kami bilang, "Loh Man, kan belum berbuka?" dengan unyunya dia memberikan respon, "Udah kok, barusan". 
Embuh.

2. Makanan untuk berbuka
Jadi, walaupun kami gak puasa, Mamak saya suka bikin makanan yang biasanya dihidangkan saat berbuka. Setiap hari bisa berbeda. Bubur kampiun, es cendol, kolak ubi, bubur kacang ijo, bubur ketan hitam, kolak pisang dingin, es buah. Dan itu semua beneran ada di meja bersanding dengan makanan berat untuk makan malam. Yumm Yumm... Hadeeeeeh, jadi ingin pulang.

3. Kang Sate di depan rumah
Di bulan puasa, anak-anak komplek rumah biasanya akan melanjutkan tarawih dengan mengaji bersama. Nah, mushala komplek terletak di ujung, benar-benar di ujung, berseberangan dengan rumah kami.
Biasanya, jam 7 malam, Ajo si Kang Sate ini udah mulai ngendon di depan pagar rumah kami, soalnya pas di bawah lampu jalan, jadi pas anak-anak keluar mushala terus melihat cahaya lampu yang menyinari Ajo ini mungkin melihat semacam cahaya surga lah.



Awal-awal hadirnya Ajo ini, Mamak ngedumel sepanjang malam, karena daun bekas ketupat dan sampah satenya dibuang gitu aja di depan pagar. Kan rese. Jadinya, pada hari ke sekian, Mamak sudah nungguin, memantau dulu, wah masih dibuang sembarangan, barulah Mamak beraksi. Mengomeeeeeellll ngalah-ngalahin toa mushala. Ajo dan anak-anak kena diomelin sama Mamak. Sejak itu Si Ajo sih masih tetap jualan di sono, tapi sudah bawa keranjang sampah sendiri. Bhahahahak. Tu lah Ajo.. Ajo.. Main-main jo Amak den.

4. Ketupat Gulai Tauco
Makanan ini biasanya dibuat Mamak di minggu-minggu akhir puasa, atau malah pas hari Lebaran. Wah, memang sedap kali lah masakan Mamak yang satu ini. Mamak akan memasak makanan ini dengan wajan yang paling besar, lalu melengkapinya dengan ketupat (ya, beli jadi sih biasanya). Gak lama, 2 hari uda ludes itu mah. Bisa minta dimasakin lagi kok. Made by request. Ciailah. 

5. Munggahan dan Buka Bersama
Seperti yang saya sebut di atas, saya suka ikut seseruan kalau pas bulan puasa gini. Nah, waktu masih kerja kemarin biasanya saya ikut kalau ada acara munggahan dan buka bersama. Sekalian nyobain kalau ada tempat makan baru atau ada menu baru di tempat makan favorit.

Nah, itu deh beberapa hal yang saya kangenin kalau pas bulan puasa gini.
Kalau kamu?




Salam,
Cicilia.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Daftar Lagu Untuk Sakramen Perkawinan

Wednesday: A Child That Full of Woe

Lupa UUD 45