Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2015

The Wonderfools: Bukti Kalau Jadi Superhero Gak Harus Keren!

Gambar
Tahun 1999. Tahun di mana dunia sedang HERO, HEboh ROmbongan perkara mau ganti milenium, ada yang bilang bakal kiamat lah, bug di komputer yang mengancam nyawa lah, end of the world lah, runtuhnya perekonomian dunia (ini mah tiap tahun ada aja isu begini. Apalagi kalau Anda WNI. Hufffet…), dan isu negatif lainnya. Semua orang panik. Meski gak terang-terangan. Seluruh dunia, termasuk orang-orang di sebuah kota kecil bernama Haeseong. Haeseong gak seperti kota-kota fiktif drakor umumnya. Kota ini, entah kenapa terkesan berantakan banget. Berantakan dan menyimpan misteri yang sedang menunggu untuk dikupas lapis per lapis.   The Wonderfools Beginning... Serial baru dengan judul The Wonderfools ( 더 원더풀스)  tayang di Netflix sejak tanggal 15 Mei 2026 kemarin. Posternya yang memasang wajah si pemeran utama wanita plus bentukannya yang Y2K banget berhasil bikin saya terpikat dan akhirnya serial itu berhasil saya tuntaskan dalam 3 hari! Yes, 3 hari, di rumah pas semua uda bobok, di kant...

Pemalak 'Santun'

Jakarta, 26 April 2015 Oke, sebelumnya, saya mau bilang kalau ini adalah pengalaman pertama saya melihat si Pemalak 'Santun' ini. Gak tahu sih ya, kalau teman-teman yang lain sudah jauh lebih dulu atau lebih sering merasakan pengalaman seperti yang saya alami hari ini. Hari ini saya melakukan perjalanan ke Rawamangun, ada latihan koor di sana. Saya berangkat pagi, sekitar jam 09.30. Dari kos saya naik metro mini 70 sampai Blok M, lalu nyambung Mayasari R 057 jurusan Blok M - Pulogadung. Keberangkatan saya ini agak bejo gimanaaaa gitu, soalnya pas menjejakkan kaki turun dari metro mini, pas pula, Mayasari R 057 di depan mata, siap berangkat.  Latihan berjalan lancar, pukul 16.00 saya dan 2 orang teman mohon pamit terlebih dahulu, mengingat Mayasari nomor ini macam badak bercula 1, LANGKA! Lewatnya 1 jam sekali (itu juga kalau lewat). Hari ini kami agak beruntung. Kami hanya menunggu selama 30 menit. Lumayan... Nah, naiklah kami ke bus ini. Di belakang pak sopir, ber...

Surat Untuk Tuhan Yesus

Gambar
Jakarta, 5 April 2015 Dear Yesus, Apa kabar? Luka-lukanya sudah sembuh, Bang Je? Pasti sembuhnya lama, la wong ampe bolong begitu... Tapi kayaknya udah sembuh ya, Bang? Apa masih suka ngilu-ngilu gitu? Sakit ya Bang, disalib untuk kami, manusia yang masih suka lupa diri ini, yang habis ngaku dosa udah bikin dosa lagi, yang saling hina dengan mengatasnamakan namaMu? Sakit ya Bang, ditinggalkan anak-anakMu dengan beragam alasan, membenarkan segala tindakan, padahal mungkin itu membuatMu menangis? Yesus, aku mau bikin pengakuan. Jangan ketawa ya, tapi.. jangan marah juga... Aku mau minta maaf... Bang, aku mau minta maaf. Maaf ya, Bang, setiap kali aku ke rumah Bapa, aku gak pernah 100% memberikan hati dan perhatianku kepadaNya. Aku minta maaf, kalau beberapa kali, aku bukannya menyimak khotbah Romo, tapi malah ngobrol sama teman, bukan ngobrol lagi, nggosip malah. Aku minta maaf, kadang, walaupun aku sudah memberi hormat ke Tabernakel, sudah berdoa...