Postingan

Menampilkan postingan dari 2022

The Wonderfools: Bukti Kalau Jadi Superhero Gak Harus Keren!

Gambar
Tahun 1999. Tahun di mana dunia sedang HERO, HEboh ROmbongan perkara mau ganti milenium, ada yang bilang bakal kiamat lah, bug di komputer yang mengancam nyawa lah, end of the world lah, runtuhnya perekonomian dunia (ini mah tiap tahun ada aja isu begini. Apalagi kalau Anda WNI. Hufffet…), dan isu negatif lainnya. Semua orang panik. Meski gak terang-terangan. Seluruh dunia, termasuk orang-orang di sebuah kota kecil bernama Haeseong. Haeseong gak seperti kota-kota fiktif drakor umumnya. Kota ini, entah kenapa terkesan berantakan banget. Berantakan dan menyimpan misteri yang sedang menunggu untuk dikupas lapis per lapis.   The Wonderfools Beginning... Serial baru dengan judul The Wonderfools ( 더 원더풀스)  tayang di Netflix sejak tanggal 15 Mei 2026 kemarin. Posternya yang memasang wajah si pemeran utama wanita plus bentukannya yang Y2K banget berhasil bikin saya terpikat dan akhirnya serial itu berhasil saya tuntaskan dalam 3 hari! Yes, 3 hari, di rumah pas semua uda bobok, di kant...

Ayo Jaga Kesehatan Mata: Karena Mata Adalah Jendela Jiwa

Gambar
"Tatap mata saya..." Kadang kalau ingat kalimat Ojan di Sketsa ini saya suka ngakak sendiri. Gimana gak ngakak? Ekspresinya, make up ala Deddy Corbuziernya, dan hasil akhirnya selalu berhasil bikin ketawa sakit perut karena gak terduga. On point!!! Kalau di Sketsa Ojan menggunakan indera penglihatannya untuk sulap kocak, saya menggunakan mata saya ini untuk membaca, nonton, lihat gosip, lihat tumbuh kembang anak saya, dan untuk lihat apakah seseorang sedang ngibul apa jujur. Pernah dengar kan ya the eyes are the window of soul? Bagi saya pribadi,  ya saya percaya kalau   mata adalah jendela jiwa. Mata adalah kejujuran. Mata adalah gambaran isi hati. Segala emosi bisa terungkapkan lewat mata. Makanya, seseorang bicara jujur atau enggak bisa dideteksi salah satunya dari tatapannya.   Ceileh...   Sebegitu pentingnya mata kita? Ya. Maka bersyukurlah kita yang diberi mata yang sehat, jernih, masih mampu melihat dengan jelas tanpa alat bantu, gak ada penyakit atau luka ser...

Ngeri-ngeri Sedap: Sebuah Reviu dan Ngeri Kali, Bah!

Gambar
Baik. Setelah melewatkan film ini di bioskop, akhirnya saya bisa nonton Ngeri-ngeri Sedap di Netflix dengan judul MISSING HOME. Jadi, terima kasih kepada Abang yang udah share akun Netflix. Awak jadi bisa nonton Ngeri-ngeri Sedap di hape. Nontonnya pun diangsur dalam 2 hari karena curi-curi sambil ngurus anak dan pas istirahat kerja. Ya salah banget sih. Pas adegan gongnya malah pas di kantor. Mana ni temen-temen tumben amatan balik ke meja kerja cepet, kan aing jadi ga bisa nangis cirambay.  Gengsi dong. Nangis dengan elehan Baiklah, saya akan kasi ringkasan dulu sebelum nulis tanggapan saya ya.   Ringkasan Cerita   Judul: Ngeri-ngeri Sedap Sutradara: Bene Dion Rajagukguk Pemain:  Arswendy Beningswara Nasution (Pak Domu) Tika Panggabean (Mak Domu) Boris Bokir Manullang (Domu) Gita Bhebhita Butarbutar (Sarma) Lolox (Gabe) Indra Jegel (Sahat) Musik: Vicky Sianipar Tayang (bioskop): 2 Juni 2022 Tayang (Netflix): 6 Oktober 2022 Tersebutlah keluarga Batak problematik yan...

Para Apoteker Fakir SKP, Mari Berkumpul!!!!!!!

Gambar
Siapa di sini statusnya apoteker yang uda mau resertifikasi , STRA mati , SKP masih belum nutup , tapi ga mau OSCE/OSPE???? Anybody???   This one for you! Jadi para sejawat tahu kan bahwa Ikatan Apoteker Indonesia atau IAI menerapkan SKP alias Satuan Kredit Partisipasi bagi para Apoteker di seluruh Indonesia, yang masih mau bekerja di bidang Farmasi off course (karena banyak apoteker yang kerja di bidang lain, jadi pegawhy bank misalnya). Jumlah SKP yang harus dipenuhi selama 5 tahun adalah 150 poin, terbagi dalam: Praktik, Pembelajaran, Pengabdian, Pengembangan, dan Publikasi SKP yang jumlahnya 150 poin itu gak boleh semuanya dari Praktik/Pekerjaan saja atau malah dari Pembelajaran saja. Distribusi poin harus merata. Kurang lebih  IAI menetapkan pembagiannya seperti ini: Praktik: minimal 60 poin Pembelajaran: minimal 60 poin Pengabdian: minimal 7.5 poin Pengembangan dan Publikasi: masing-masing minimal 0 poin.   Resertifikasi dilakukan 5 tahun sekalli. Untuk itu, setiap...