Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2016

The Wonderfools: Bukti Kalau Jadi Superhero Gak Harus Keren!

Gambar
Tahun 1999. Tahun di mana dunia sedang HERO, HEboh ROmbongan perkara mau ganti milenium, ada yang bilang bakal kiamat lah, bug di komputer yang mengancam nyawa lah, end of the world lah, runtuhnya perekonomian dunia (ini mah tiap tahun ada aja isu begini. Apalagi kalau Anda WNI. Hufffet…), dan isu negatif lainnya. Semua orang panik. Meski gak terang-terangan. Seluruh dunia, termasuk orang-orang di sebuah kota kecil bernama Haeseong. Haeseong gak seperti kota-kota fiktif drakor umumnya. Kota ini, entah kenapa terkesan berantakan banget. Berantakan dan menyimpan misteri yang sedang menunggu untuk dikupas lapis per lapis.   The Wonderfools Beginning... Serial baru dengan judul The Wonderfools ( 더 원더풀스)  tayang di Netflix sejak tanggal 15 Mei 2026 kemarin. Posternya yang memasang wajah si pemeran utama wanita plus bentukannya yang Y2K banget berhasil bikin saya terpikat dan akhirnya serial itu berhasil saya tuntaskan dalam 3 hari! Yes, 3 hari, di rumah pas semua uda bobok, di kant...

Raibnya Pie Susu

Gambar
Jakarta, 6 April 2016 Maaf, saya sedang berkabung, berduka cita, terluka terlalu dalam. Soalnya, saya.. saya.. kehabisan pie susu oleh-oleh seorang teman kos.. *crying hardly. Dua kotak broo.. Dua kotaak!!! 18 biji ludes dalam semalam????? Ebuseeeetttt... Lalu saya main think hard, dari sejumput anak kos yang suka lalu nongkrong di depan tivi, siapakah yang menghabiskan pie paling banyak? *emot mikir. Semalam itu 2 kotak utuh terhidang di meja. Dimakan 2 biji oleh bukan saya, lalu saya masuk ke kamar, untuk bobo cantik. Saya kenyang akut berkat seporsi besar nasi goreng pete demi menambah tenaga buat ngelembur setim. Sungguhlah saya berharap, saya masih punya kesempatan untuk mendapatkan secuil pie nikmat tersebut. Dan... harapan itu musnah sudah. Hancur berkeping-keping... Dilalap ganasnya api... Lalu hilang ditiup angin... Kemudian saya terpaku di depan kulkas, meratapi pie yang tinggal kenangan dengan berurai air mata.. Ya, demikian versi berlebihannya. Tapi ...

Sebungkus Kacang dan Jagung Manis

Gambar
Jakarta, 5 April 2016 Rasa-rasanya cerita seperti ini sudah banyak bertebaran di dunia maya. Sudah awam untuk kita mengenai bagaimana orang-orang masih berusaha mencari sesuap nasi dengan cara yang adil. Di mata saya, mengemis itu curang. Karena apa? Karena (maaf) tidak ada usaha di sana. Tidak di mata saya. Sabtu, 26 Maret 2016. Saya bersama abang dan seorang teman menaiki bis Mayasari No 34 jurusan blok M-Poris Plawad. Ada hajatan yang membawa kami hingga ke Karawaci. Saya sudah menyiapkan recehan sebanyak mungkin, karena akan ada banyak yang ngamen. Sudah dipastikan dan divalidasi. Dan benar saja. Belum ada semenit bis berjalan, seorang pengamen sudah mulai memainkan gitar, menyanyikan lagu pertama. Bersamaan dengan itu, seorang pria paruh baya mulai berjalan menyusuri bis sambil membawa sebuah kantung plastik besar berisi jajan ringan. Dari penumpang terdepan ia mulai merogoh kantung yang dibawanya dan menaruh dagangannya di pangkuan penumpang, masing-masing satu bungk...