Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2014

The Wonderfools: Bukti Kalau Jadi Superhero Gak Harus Keren!

Gambar
Tahun 1999. Tahun di mana dunia sedang HERO, HEboh ROmbongan perkara mau ganti milenium, ada yang bilang bakal kiamat lah, bug di komputer yang mengancam nyawa lah, end of the world lah, runtuhnya perekonomian dunia (ini mah tiap tahun ada aja isu begini. Apalagi kalau Anda WNI. Hufffet…), dan isu negatif lainnya. Semua orang panik. Meski gak terang-terangan. Seluruh dunia, termasuk orang-orang di sebuah kota kecil bernama Haeseong. Haeseong gak seperti kota-kota fiktif drakor umumnya. Kota ini, entah kenapa terkesan berantakan banget. Berantakan dan menyimpan misteri yang sedang menunggu untuk dikupas lapis per lapis.   The Wonderfools Beginning... Serial baru dengan judul The Wonderfools ( 더 원더풀스)  tayang di Netflix sejak tanggal 15 Mei 2026 kemarin. Posternya yang memasang wajah si pemeran utama wanita plus bentukannya yang Y2K banget berhasil bikin saya terpikat dan akhirnya serial itu berhasil saya tuntaskan dalam 3 hari! Yes, 3 hari, di rumah pas semua uda bobok, di kant...

Hari Pramuka Indonesia

Gambar
Jakarta, 14 Agustus 2014 Selamat malam sodara-sodara sebangsa setanah air sekalian... Selamat hari Pramuka... Tepuk Pramuka! Prokprokprok prokprokprok prokprokprokprokprokprokprok!!!!! Sebagai seseorang yang pernah jadi anak Pramuka, saya merasa terpanggil untuk menyebarkan kabar gembira bahwa kulit manggis sekarang ada ekstraknya hari ini adalah hari Pramuka! Yap! Saya dulu anak Pramuka. Cuma 3 tahun sih, selama saya SMP. Kenapa saya ikut? Soalnya Mamak, Bapak, dan 2 abang saya sudah lebih dulu jadi anak Pramuka. Ceritanya 'iri' gitu, pada bisa pasang tali temali, pada keren gitu seragam Pramukanya, banyak tembelannya... Sampe-sampe abang saya yang nomor 2 itu, punya tetampan dengan TKK yang berdekatan satu dengan yang lain, saking banyaknya itu tembelan, udah ga muat di seragam Pramukanya. Sumber: 1bp.blogspot.com *iri membuncah... Saya bukan anak Pramuka yang berprestasi. Prestasi terbaik saya sebagai anak Pramuka itu hanya lolos seleksi u...

Homesick...

Gambar
Jakarta, 10 Agustus 2014 Sudah seminggu sejak saya kembali dari tanah kelahiran saya, Bukittinggi. Saya gak akan bohong, saya masih sangat ingin di rumah. 10 hari rasanya kurang banget, mengingat saya sudah merantau dari umur 15 tahun lebih beberapa hari sampai sekarang, di usia saya yang hampir seperempat abad. Apa soal? Saya harus melanjutkan pendidikan. Bukan berarti saya bilang di Bukittinggi gak ada sekolah yang bagus, ya... Ada, tapi kami, sudah menentukan pilihan. Dan inilah pilihan itu, menjalaninya dengan risiko, jauh dari orang tua. Iya, betul, teknologi sudah sangat canggih, bahkan di tahun 2005, sekalipun ponsel belum booming-booming amat, email masih untuk kalangan kantoran, apalagi internet masi sebatas di warnet saja. Saya ingat betul bulan-bulan terakhir saya masih menggunakan IKABE nomor 18 untuk pulang, diteruskan dengan jalan kaki untuk sampai ke rumah, rasanya, saya bahagia. Betul, saya bahagia. Kenapa? Karena saya tahu, tak berapa lama lagi saya akan ada di p...