Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2014

The Wonderfools: Bukti Kalau Jadi Superhero Gak Harus Keren!

Gambar
Tahun 1999. Tahun di mana dunia sedang HERO, HEboh ROmbongan perkara mau ganti milenium, ada yang bilang bakal kiamat lah, bug di komputer yang mengancam nyawa lah, end of the world lah, runtuhnya perekonomian dunia (ini mah tiap tahun ada aja isu begini. Apalagi kalau Anda WNI. Hufffet…), dan isu negatif lainnya. Semua orang panik. Meski gak terang-terangan. Seluruh dunia, termasuk orang-orang di sebuah kota kecil bernama Haeseong. Haeseong gak seperti kota-kota fiktif drakor umumnya. Kota ini, entah kenapa terkesan berantakan banget. Berantakan dan menyimpan misteri yang sedang menunggu untuk dikupas lapis per lapis.   The Wonderfools Beginning... Serial baru dengan judul The Wonderfools ( 더 원더풀스)  tayang di Netflix sejak tanggal 15 Mei 2026 kemarin. Posternya yang memasang wajah si pemeran utama wanita plus bentukannya yang Y2K banget berhasil bikin saya terpikat dan akhirnya serial itu berhasil saya tuntaskan dalam 3 hari! Yes, 3 hari, di rumah pas semua uda bobok, di kant...

Kali Ini, Sebuah Puisi Untukmu...

Jakarta, 5 November 2014 Sejenak aku mengenang hari itu... 5 Oktober 2008 Di tengah deru angin dan hiruk pikuk jalanan Jogja, kamu ulangi lagi pertanyaan yang sama, yang sudah kamu tanyakan selama 2 minggu belakangan, "Kamu mau jadi separuh hatiku?" Sungguh, jujur saja, aku sangat berharap kamu melontarkan pertanyaan itu, berulang-ulang. Dan tiap kali kamu mengatakannya, rasanya jantungku siap melompat kapan saja. Lantas dengan wajah malu di balik punggungmu, dengan tanganku dalam genggamanmu kujawab, "Aku mau...". Kemudian? Selesai? Itu saja? Aku sungguh tak menyangka akan ada banyak kejutan yang terjadi setelah pertanyaan semi romantis darimu malam itu. Menjalin cinta denganmu bukanlah perkara gampang. Aku sempat gelisah, karena saat itu aku diminta untuk memilih... terus denganmu, ...atau... tak lagi punya ibu... Ini bukan roman picisan atau salah satu cuplikan opera sabun. Ini nyata terjadi, Saiank. Kamu tahu itu. Hubungan seorang ib...

Suratku...

Gambar
Jakarta, 1 November 2014 Hai yang di sana... Selamat siang... Merindukan aku gak? Aku tahu, kamu sudah menunggu-nunggu tulisanku ini kan... Hihihihihi.. Maaf lama, ya... Aku mau mengucapkan sekali lagi, selamat hari jadi ya Saiank, yang ke 6. Sudah lewat banget sih.. Tapi aku mau mengucapkan secara optimal. Kalau kata Abang, kita ini pacaran atau sekolah SD sih kok sampai 6 tahun. Biarin aja, Saiank. Dia mah iri, karena LDRnya lebih jauh daripada kita.  Gak terasa ya, uda setahun kita pacaran jarak jauh begini (ah, boong, terasa banget kali...). Kamu tahu lah bagaimana keadaanku awal-awal jauh dari kamu, hobi nelpon terus nangis. Aku kaget, soalnya selama 5 tahun terakhir kamu selalu jadi pelarianku. Jarak kita dekat. Sekarang, walaupun masih satu pulau, rasanya kok jauh sekali dan tidak semudah dulu lagi kalau ingin ketemu. Aku mau lari ke mana? Kamu di mana? Kalau kata Raisa, "Seandainya, jarak tiada berarti, akan kuarungi ruang dan waktu dalam sekej...